Tags

, , ,

NAMA                  :  FINNY FITRIA FEBRIN

NIM                      :  1402045062

KELAS                 :  HUBUNGAN INTERNASIONAL – A

MATA KULIAH   :  TEORI PERBANDINGAN POLITIK

REFLEKSI HASIL KUNJUNGAN KE DPRD KALIMANTAN TIMUR

Senin 20 Juni 2016 mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Mulawarman angkatan 2014 mengadakan kunjungan ke kantor DPRD Kalimantan Timur di Karang Paci, Samarinda. Agenda pertama yaitu menyimak dan menyaksikan jalannya rapat paripurna DPRD ke 15 yang dihadiri oleh Gubernur beserta Wakil Gubernur Kalimantan Timur. Sidang yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Kaltim tersebut membahas 4 agenda, yang pertama yaitu Jawaban Gubernur atas pandangan umum fraksi-fraksi raperda pertanggung jawaban anggaran tahun 2015. Ada beberapa poin penting yang disampaikan Gubernur dalam rapat ini, diantaranya yaitu pertumbuhan ekonomi Kaltim yang melemah karena turunnya harga minyak dan gas. Namun ada beberapa langkah yang dilakukan Pemda untuk mengatasi hal tersebut. Seperti mengalihkan sektor perekonomian selain daripada migas dan batu bara, meningkatkan sektor pariwisata Kalimantan Timur, memanfaatkan sumber daya alam yang ada, merevitalisasi BUMD juga meningkatkan mutu pendidikan di Kaltim. Agenda selanjutnya yaitu pembentukan Panitia Khusus (Pansus) terkait beberapa hal, yang pertama pembentukan pansus pembahas Raperda pertanggung-jawaban APBD tahun anggaran 2015, pembentukan pansus pelepasan asset Provinsi Kaltim yang ada di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dan instansi vertikal, dan yang ketiga yaitu pembentukan pansus investigasi kegiatan tambang batu bara dan korban tambang bekas batu bara. Rapat yang berlangsung selama kurang lebih 3 jam berjalan dengan tertib dan kondusif.

Selesai rapat kami mengikuti agenda selanjutnya yaitu diskusi dan tanya jawab dengan anggota DPRD komisi I,II,III dan IV. Diskusi dibuka dengan penjelasan singkat komisi-komisi apa saja yang berada di DPRD Kaltim. Bapak Yoseph, selaku ketua komisi I menjelaskannya satu persatu. Terdapat 55 anggota dewan di DPRD provinsi Kaltim dan terdiri dari 4 komisi yang membawahi bidang-bidang yang berbeda. Komisi I yang mengurusi di bidang pemerintahan, hukum dan HAM, politik, kepegawaian dan hal-hal terkait. Lalu ada komisi II yang mengurusi hal-hal keuangan juga asset daerah. Komisi III yang mengurusi tentang infrastruktur, perhubungan, masalah lingkungan dan lain sebagainya. Terakhir, komisi IV yang membawahi urusan kependidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi(iptek), kepemudaan, sosial-budaya dan sebagainya. Selain komisi-komisi, terdapat pula 3 badan di DPRD Kaltim. Badan Musyawarah (Bamus), Badan Pembuat Perda (Bapperda), dan Badan Kehormatan (BK). Badan Kehormatan ini tugasnya mengawasi perilaku anggota dewan dan memberi teguran bila ada anggota yang dewan yang melakukan pelanggaran. Dijelaskan pula 9 fraksi yang ada di DPRD Kaltim diantaranya fraksi Golkar, fraksi PDI-Perjuangan, fraksi Gerindra, fraksi Demokrat, fraksi PKS, fraksi PAN, fraksi PKB, fraksi Hanura, dan fraksi yang terdiri dari 2 partai, yaitu P3 Nasdem.

Berlanjut ke sesi tanya jawab, ada 3 penanya dari mahasiswa yang berkaitan tentang otonomi daerah dan daerah otonomi baru, kondisi keamanan Kaltim dan Kaltara terkait isu teroris Abu Sayyaf dan langkah-langkah yang digunakan terkait maraknya penggunaan narkoba di Kaltim. Yang semua pertanyaan diajukan kepada Ketua Komisi I, namun dapat dijawab secara rinci dan jelas. Diskusi dan tanya jawab ditutup dengan penyerahan plakat kepada DPRD Provinsi Kaltim dan foto bersama.

 

Advertisements