Tags

, , ,

Nama          : Arif Faat Kumara

Kelas                    : HI-A

Nim            : 1402045032

Teori Perbandingan Politik

“Tatap Muka dan Tukar Pendapat dengan Anggota DPRD Prov. KALTIM”

            Pada awal nya kegiatan ini hampir saja gagal, ini di sebab kan oleh tidak di tanggapin nya surat masuk ke DPRD agar dapat berdiskusi. Dan pada akhir nya melaui lobi-lobi yang panjang akhir nya tanggal 20 juni 2016 kami mahasiswa HI dapat tatap muka dan berdikusi.  Jam 10.00 Wita kami memasuki ruang perlemen, kami pertama tama mengikuti agenda paripurna DPRD. Ada pun agenda tersebut sebagai berikut :

  1. Jawaban Gubernur KALTIM atas Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Provinsi Kalimantan Timur terhadap Raperda Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2015
  2. Pembentukan Pansus Pembahasan Raperda Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2015
  3. Pembentukan Pansus Pelepasan Aset Provinsi Kaltim yang ada di Provinsi Kaltara dan Instansi Vertikal
  4. Pembentukan Pansus Invenstigasi Kegiatan/Korban Tambang Batu Bara

Gubernur menanggapi pandangan Fraksi-fraksi dengan 25 pandangan yang isi nya cukup membuat Fraksi-fraksi puas akan tetapi ada beberapa yang belum terjawab tetapi pemerintah akan berusah memenuhi nya. Isi dari tanggapan tersebut dalam rangkuman singkat bahwa kaltim akan revitalisasi BUMD, mengalih kan pendapatan asli daerah dari mineral menjadi ke sektor pariwisata, perikanan, pertenakan, perkebunan, pertanian, dengan cara mengunakan eks galian tambang secara efektif, mendesak DPRD membuat peraturan daerah tentang pemanfaatan bibir tambang dengan membuat pembangkit listrik agar dapat terpenuhi pasokan listrik di daerah eks galian tambang, pengoptimalisasi sumber daya daerah, menjamin kesehatan masyarakat melaui bpjs, pembangunan insfrastruktur daerah seperti membangun tol Samarinda-Balikpapan, menyelesaikan ladasan pacu pesawat terbang di bandara samarinda yang akan di susul terminal satu bandara, membangun waduk agar mengatasi kelangkaan air di Balikpapan. Pemebentukan Pansus ini di lakukan agar pengoptimalan dan ke efektifan kinerja agar maksimal dan akhir nya membuat kemajuan Kaltim.

Ada pun agenda kedua yang kami lakukan adalah diskusi dan tatap muka dengan anggota DPRD yang di hadiri oleh 2 komisi yaitu Komisi satu dan komisi empat yang mana ketua komisi satu hadir dan memimpin diskusi tersebut. Diskusi tersebut di awali perkenalan suasana perlemen dan struktur parlemen, sehigga membuka pandangan bagi kami bagaimana sistem yang berjalan di DPRD Prov. KLATIM. Diskusi di buka dengan 3 pertanyaan yang mana pertanyaan tersebut menjurus ke komisi satu yang membidangi politik hukum dan HAM. Pertanyaan yang di lontar kan berisi tentang tantangan dan permasalahan semangat reformasi tentang otonomi daerah dan pelanggaran narkoba yang menimpa pemuda Kaltim khusus nya. Jawaban yang kooperatif dari semua komisi yang hadir menambah motivasi kami dan pandangan bagaimana agar membuat Kaltim maju dengan sumber daya nya dan membuat pemuda kaltim agar melakukan kegitan yang positif agar memperangi narkoba, pada dasar nya narkoba hanya perusak masa depan diri sendiri dan berimbas secara luas oleh kemajuan negara.

Advertisements