Tags

, , ,

Nama          : Citra Ullyna B. Manalu

NIM  : 1402045033

Prodi : Hubungan Internasional

Dalam kunjungan mahasiswa Hubungan Internasional pada Rapat Paripurna ke-15 DPRD Kalimantan Timur 20 Juni 2016, kami melihat bahwa rapat tersebut memiliki beberapa agenda, yaitu :

  1. Jawaban Gubernur atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Provinsi Kalimantan Timur terhadap raperda pertanggungjawaban APBD tahung anggaran 2015.
  2. Pembentukan Panitia Khusus Pembahas RAPERDA pertanggungjawaban APBD tahun 2015
  3. Pembentukan Panitia Khusus pelepasan aset Provinsi Kalimantan Utara dan instansi vertical
  4. Pembentukan Panitia Khusus Investasi kegiatan atau korban tambang batubara.

Dalam agenda pertama di buka dan di pimpin oleh Gubernur Kaliman Timur, Awang Faroek Ishak, sebelum beliau menyampaikan beberapa poin, terlebih dahulu beliau mengapresiasi kami sebagai mahasiswa yang berkenan mengikuti jalannya rapat paripurna DPRD.

Agenda pertama dibuka oleh Gubernur dan Wakil Gubernur, dimana Gubernur menjawab 14 poin jawaban atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kalimantan Timur dan sisanya dijawab oleh Wakil Gubernur.

Adapun beberapa jawaban gubernur yaitu,pemerintah akan mempertimbangkan apbd, dan akan menindaklanjuti bapak gubernur selama 60 hari.

Pemerintah juga sependapat dengan fraksi-fraksi untuk memanfaatkan SDA Kalimantan Timur guna memperbaiki finansial.

Pemerintah akan melakukan revitalisasi Bumd dan mengapresiasi fraksi-fraksi yang memberikan opini pada peraturan pemerintah.

Pertumbuhan ekonomi melemah karena turunnya minyak dan gas, namun Kalimantan Timur masih mampu menurunkan tingkat kemiskinan karena ekonomi tidak hanya bergantung kepada migas dan batubara.

Pemerintah akan memberikan bantuan bagi murid yang putus sekolah, dan meningkatkan fasilitas kesehatan dengan akreditasi rumah sakit dan puskesmas.

Setelah itu masuk ke dalam agenda kedua yaitu pembentukan panitia khusus, pada agenda kedua sampai agenda keempat. Beberapa agenda ini tidak memakan waktu yang lama dan hanya memerlukan beberapa kali lobi-lobi saja, dan langung mendapatkan hasil yang disetujui oleh semua anggota rapat.

Pada saat diskusi, ketua dari komisi I yaitu bapak Josep, S,pd menjelaskan bahwa ada 55 anggota DPRD Kalimantan Timur, dan terdapat 4 pimpinan, yang terdiri dari 1 ketua dan 3 wakil ketua. Pembagian anggotanya adalah dari Fraksi Golkar 13 kursi, Fraksi PDIP 10-11 kursi,Gerindra 6 kursi, Partai Demokrat, PKS 5-4 kursi, dan juga PKB,PAN,Hanura,Nasddem dan PPP.

Lalu beliau juga membahas tentang dapil yang terbagi menjadi 6 daerah, 1 Kota Samarinda 11 kursi, Balikpapan 7 kursi, Kabupaten Paser dan Penajam 6 kursi, Kutai Kartanegara dan Kutai Barat 11 kursi, Kota Bontang, Kutai Timur, Berau, Bulungan, Tarakan, Malinau dan Tana Tidung.

Adapun juga beberapa komisi di DPRD Kalimantan Timur yaitu,

  • Komisi 4 membidangi Ketenagarkerjaan, Pendidikan, Agama, Budaya, Olahraga.
  • Komisi 1 membidangi Huku dan Pemerintahan, Politik
  • Komisi 2 membidangi keuangan daerah Kalimantan Timur, Aset Daerah, Perbankan, Perusahaan Daerah, Perkebunan dan Pertanian.
  • Komisi 3 membidangi Infrastruktur, Penelitian, dan Pengembangan Lingkungan.

 

Advertisements