Tags

,

NADIA KUSRINI

NIM. 1402045145

HUBUNGAN INTERNASIONAL

HAK ASASI MANUSIA

Pengalaman yang saya alami waktu melakukan wawancara di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Menurut saya hal yang pertama saya simpulkan ketika melihat mahasiswa dan mahasiswi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam adalah mereka terlihat sangat tradisional. Kenapa saya menyimpulkan seperti ini? Karena terlihat dari cara berpakaian dan cara mereka berkumpul dan apa saja yang mereka kerjakan. Saaat itu saya melihat banyak sekali mahasiswa dan mahasiswi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam terfokus pada kertas dan laptop yang ada didepannya. Tingkat keseriusan mayoritas di sana sangat jelas terlihat.

Waktu pertama saya dan kawan-kawan melakukan wawancara, kami membuat pertanyaan yang tidak berfokus pada satu isu. Disitu kami bertanya tentang beberapa hal seperti:

  1. Wisata liburan yang ingin dikunjungi dengan pilihan Mekkah atau Eropa, dan jawaban untuk pertanyaan ini jelas sekali mereka menjawab ingin ke Mekkah karena bertemu dengan sang pencipta dirumahnya adalah hal yang sangat menakjubkan di banyangan mereka.
  2. Adapun pertanyaan tentang siapa artis yang mereka idolakan, dan jawaban mayoritas mahasiswi disana adalah artis dan aktor korea. Tetapi ada satu hal yang menurut saya cukup langka adalah ketika kami mewawancarai seorang mahasiswa dengan penampilan yang cukup modern, dan ketika kami bertanya tentang siapakah artis idolanya dia menjawab Dude Herlino. Dan hal itu langsung mengundang tawa teman teman disekelilingnya.
  3. Kami juga membuat pertanyaan tentang pandangan mereka pada para fans yang kelihatan seperti menuhankan artis atau aktor idolanya, dan jawaban yang sangat menarik datang dari seorang mahasiswi. Dia tau kalau menggilai seorang artis atau aktor sampai disetiap album atau konsernya dia harus datang adalah salah, tapi tetap saya dia tidak bisa memungkiri bahwa dia pun ingin mengetahui hal hal yang disukai, dilakukan, atau bisa dibilang tengan kabar terbaru idolanya. Jadi saya menyimpulkan hal ini bahwa dia tahu tapi tak bisa mengapresiasikan yang dia tahu dengan benar.

Ini adalah beberapa pertanyaan awal yang kami tanyakan dan belum terfokus pada 1 isu. Pada hari berikutnya kami mendapat pengumuman bahwa pertanyaannya harus berfokus pada 1 isu, akhirnya kami memutuskan untuk berfokus pada Hak Asasi Manusia.

Pada kali kedua kami memutuskan untuk tidak terlalu banyak mengambil rekaman video karena bisa memakan banyak waktu dan akhirnya hanya untuk beberapa yang menurut kami menjadi pertanyaan yang bisa menggambarkan pemikiran orang tersebut yang kami rekam. Tetapi semua yang kami wawancarai kami dokumentasikan melaui foto.

Beberapa pertanyaan dan jawaban yang menarik menurut saya, antara lain :

  1. Apa yang anda pahami tentang HAM? Dan jawaban mereka adalah Hak Asasi Manusia. Sesimpel itu. Menurut pemikiran saya mungkin karena mereka bukan anak sosial politik makanya meeka tidak bisa menjabarkan dengan baik, malahan hanya menjawab dengan kepanjangan singkatan tersebut. Adapun beberapa mahasiswa yang malahan bertanya dengan temannya HAM itu apa? Itu adalah hal yan paling menggelikan yang pernah saya dengar.
  2. Apakah poligami itu melanggar HAM? Rata rata jawaban yang diberikan mahasiswi adalah didalam agama islam poligami tidak dilarang tapi kalu saya yang harus merasakannya, saya kurang setuju. Itu pernyataan dari para mahasiswi Fakultan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Sedangkan rata rata jawaban dari para mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam adalah poligami memang bukan hal yang wajib, tapi jika istri mengijinkan saya setuju saja kalau poligami itu tidak melanggar ham. Namun adapula yang menjawab bahwa 1 istri saja sudah cukup, dan untuk menjadi seseorang yang adil itu tidak mudah.
  3. Apakah menurut anda hukuman mati bagi para pengedar dan pemakai narkoba adalah hukuman yang pantas? Jawaban mayoritas dari mereka adalah sangat pantas karena pengedar adalah orang yang merusak moral bangsa dan sudah sangat banyak memakan korban generasi muda. Namun adapula yang berpendapat bahwa yang hanya pantas dihukum mati hanya sang pengedar sedangkan pecandu adalah seoang korban yang harusnya dirangkul dan lebih baik jika direhabilitasikan.
  4. Adapun pertanyaan yang sedang buming menimpa masyarakat sekarang yaitu LGBT. Pendapat mereka mengenai LGBT adalah mereka tidak normal, apa enaknya menjalani hubungan special dengan sesame jenis?, pengetahuan mereka tentang agama kurang, mereka sudah terisolasi dengan paham barat itulah beberapa pernyataan yang mereka ungkapkan ketika ditanyai pendapat tentang LGBT.

Jadi menurut penilitian saya rata rata mahasiswa dan mahasiswi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahan Alam adalah revivalis karna mereka sangat update tentang isu isu yang ada didalam masyarakat. Namun mereka masih bisa memilah dan memilih hal hal yang baik dan hal yang tidak baik.

Adapun beberapa mahasiswa yang punya pemikiran yang sangat tradisional. Karena mereka menjawab dengan pengetahuan alhadist yang mereka miliki.Wawancara ini kami lakukan beberapa kali karena yang menjadi target kami adalah 50 orang. Karena terhalang waktu dan banyaknya tugas yang kami miliki, rasanya tidak mungkin untuk mencari 50 orang dalam sehari. Maka dari itu kami melakukan wawancaranya beberapa hari.

Dan waktu proses wawancara saya bertemu dengan teman saya dan komentar yang ucapkan adalah kita (saya dan anggota kelompok saya) keliatan sekali kalau bukan anak Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Karena biasanya mahasiswa dan mahasiswi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam bergerumbul untuk mengerjakan tugas. Dan biasanya focus dan terpaku pada kertas dan laptopnya. Sedangkan kita hanya bergerumbul dan dia tidak tahu apa yang sedang kita kejakan. Adapula hal lain yang kelihatan tampak jelas bahwa kami bukan bagian dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam yaitu pekaian yang kami kenakan. Karena mayoritas mahasiswi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam menggunakan rok. Terlihat sangat feminim dan anggun. Berbeda dengan kami yang menggunakan celana dan agak terlihat tomboy dengan gaya dan cara kami. Itulah beberapa hal yang menggelikan dan menarik menurut presepsi saya

Dan menurut saya, saya adalah orang yang juga menggunakan pemikiran revivalis. Karena saya mengikuti perkembangan berita yang ada. Saya juga ikut mengkhawatirkan hal hal yang saat iti tidak seharusnya terjadi seperti LGBT.

Dan merurut saya yang harusnya kami para mahasiswa dan mahasiswi yaitu menyaring semua informasi yang kita dapatkan dan mencegah hal hal yang bisa menjerumuskan dengan cara tidak menyerap informasi atau isu isu secara mentah. Maka dari itu perlu pemahaman yang lebih baik untuk bisa menanggulangi hal hal tersebut.

Kesimpulannya adalah dengan perbedaan ilmu yang kita miliki maka berbeda pula pola pikir yang kita yakini. Karena secara tidak langsung ilmu yang kita miliki mencerminkan pribadi diri kita. Allah S.W.T mewajibkan kita menuntut ilmu agar kita bisa memahami dan melaksanakan perintahnya dengan sebaik baiknya.

Sekian dan Terima Kasih

Advertisements