Tags

,

Nama : Muhammad Fauzi Andhoyo

NIM : 1402045036

Kelas : Hubungan Internasional (A)

Kelompok : 10

Laporan Opini pribadi mengenai tugas kelompok 10 dengan berjudul

ANALISIS POLA PEMIKIRAN, IMPLEMENTASI AJARAN AGAMA ISLAM DAN PANDANGAN MAHASISWA FAKULTAS FARMASI TERHADAP FENOMENA LGBT

Sebagai manusia tidak akan pernah lepas dari interaksi antar manusia karena pada hakikatnya manusia adalah makluk sosial yang membutuhkan manusia yang lainnya. Dunia perkuliahan yang kita jalani identik dengan interaksi yang terjadi di sekitar kita,  antara kita dengan dosen, teman sekelas, dll.  pasti kita berhadapan dengan berbagai macam orang, prilaku, dan pola pikir. Untuk bisa mengetahui pola pemikiran seseorang, kita diharuskan untuk bisa bergaul dan menyesuaikan diri dengan lingkungan di tempat dimana kita berada. Dalam hal ini pola pikir bisa terbentuk melalui keluarga, pendidikan, lingkungan, pergaulannya sehari-hari, apa yang dibaca dan dilihat. Ini semua adalah faktor-faktor yang mempengaruhi seseorang baik secara prilaku dan pemikiran.

Mengenai tugas Pemikiran Politik Islam yang telah dilakukan beberapa minggu lalu mengenai kecenderungan pemikiran mahasiswa yang ada di Universitas Mulawarman dengan focus utama kelompok 10 ke fakultas FARMASI dengan ide-ide yang terlintas dikepala untuk mengetahui kecendorongan arah pemikiran para mahasiswa disana. Melakukan survei terhadap mahasiswa Fakultas Farmasi, yang sebagaimana kita ketahui bahwa Fakultas Farmasi merupakan salah satu fakultas di Unmul.

Seperti yang  kita ketahui bahwasanya pola pikir seseorang antar satu dan yang lainnya bisa sangat berbeda dengan diri sendiri jadi kita sering dihadapkan dengan berbagai macam persoalan mengenai pola pikir yang harus disesuai kan dan juga saling bertoleransi. Saya menyarankan pengambilan data dengan cara mengisi koesioner yang bisa dijadikan data primer dan wawancara singkat sebagai data sekunder.

Dalam hal ini kenapa saya menganjurkan untuk menggunakan 2 pengambilan data yang berbeda, didasari oleh bagaimana saya sendiri melihat perilaku dan jug acara bergaul para mahasiswa yang ada di sekitar saya yang berbeda-beda serta bagaimana mereka bisa mempunyai dua atau lebih “wajah” yang kadang memiliki cara yang berbeda dalam menyampaikan suatu maksud dan juga bagaimana perkembangan perilaku manusia yang saya pelajari dari sisi psikologi itu sendiri.

Disini saya mencoba melihatnya dengan kacamata yang lebih luas, cara berpikir manusia itu sendiri masih terkadang berkerja dengan cara yang kadang tidak dapat kita mengerti walau sudah bertahun-tahun dan berbagai macam cara untuk memahaminya atau cara berpikir itu dapat dikatakan abstrak. Ada beberapa orang yang dapat dengan baik dalam menggunngkapkan sesuatu dengan cara langsung berbicara/aksi dan beberapa individu merasa lebih mudah dengan cara menulisnya semua dikarena kan pengaruh entah dari lingkungan, keluarga dll.

  Ada pula individu atau orang yang memiliki dua cara berpikir yang berbeda antar apa yang diucapkan atau tunjukkan dengan apa yang individu itu sendiri tulis, seperti apa yang saya katakan ketidak konsistennan yang kental dalam menyangkut penelitian yang akan kami lakukan karena kami mencoba mencari pola kecenderungan mahasiswa FARMASI. Dalam kuesioner yang kami buat didalamnya terdapat beberapa pertanyaan yang menanyakan tentang pemahaman tentang agama pada mahasiswa dan bagaimana pandangan mahasiswa itu sendiri tentang agama nya, untuk sesi wawancara saya membuat pertanyaan mengenai LGBT sebagai tolak ukur akan apa yang para mahasiswa tulis dan apa yang mereka bicarakan/pikirkan, jika para peserta menulis pemaham agama mereka “cukup baik” dan mereka sudah implementasikannya dikehidupan sehari-hari serta mereka memilih pemikiran tradisional maka mereka akan menjawab hal-hal yang menolak tentang LGBT itu sendiri sedangkan kalau mereka memilih berpikiran liberal maka mereka akan menjawab bahwa LGBT itu sendiri sebagai hal yang wajar dijaman ini dimana hal-hal yang membatasi seseorang untuk berekspresi dalam hal-hal seksual sudah buram atau kabur menjadi hal yang wajar dan sudah termasuk dalam HAM atau Hak Asasi Manusia.

Hasil dari penelitian kami mengungkapkan bahwa sebagian besar mahasiswa yang kami jadikan sample lebih dari 29 mahasiswa atau sekitar 58% dari total sample peserta memiliki kecondongan pemikiran Modern Klasik yang berarti bahwa mahasiswa FARMASI kebanyakan memiliki pemikiran yang terbuka dan modern.

Namun dari beberapa sample terdapat beberapa sample yang tidak jelas atau tidak konsisten seperti mereka yang berpikiran tradisional dan sample yang menulis pemahaman agama mereka tinggi malah mengatakan bahwa LGBT itu sendir adalah hal yang wajar.

Seperti yang sudah saya tulis diatas bahwa tujuan dari penulisan atau pengisisan koesioner dan juga wawancara singkat adalah untuk melihat mahasiswa atau sample yang memiliki ketidak konsistensian yang dapat dipegang untuk menentukan pola atau kecenderungan mereka, sehingga beberepa sample itu diberi pertanyaan tambahan yang menyangkut pemahaman agama dan setelah menjawabnya maka dapat dibuat sebuat kesimpulan untuk menentukan kecenderungannya itu.

Advertisements