Tags

, ,

NAMA            : DIAN INDRIANTI

NIM                : 1302045102

PRODI            : HI B REGULER

MATKUL       : POLITIK DAN PEMERINTAHAN JEPANG

Jepang adalah negara yang mempunyai empat musim, setiap musim mempunyai ciri yang unik seperti sebuah festifal yang dilakukan oleh masyarakat Jepang dan menjadi tradisi sampai sekarang, masyarakat Jepang sangat menghargai tradisi yang sudah ada dari zaman ke zaman yang berasal dari nenek moyang mereka.

Musim Semi biasanya berlangsung dari bulan Maret sampai Mei, biasanya pada musim ini orang-orang Jepang pergi berlibur atau piknik dibawah bunga sakura yang sedang bermekaran, salah satu kota yang selalu didatangi saat musim ini adalah Kyoto. Selain melakukan piknik di Kyoto, orang-orang Jepang juga selalu mengunjungi kastil-kastil kuno dan jinja yang menjadi objek wisata dikarenakan daerah tersebut lebih hangat setelah musim dingin dan membuat orang-orang senang berjalan du udara terbuka. Penghujung Musim Semi sebelum masuk musim panas biasanya terjadi musim hujan terlebih dahulu dan waktunya dari pertengahan Juni sampai Juli dan biasnaya disaat itulah hujan setiap hari turun dan mengakibatkan banyak makanan yang rusak karena udara yang lembab.

Musim panas berlangsung bulan Juni sampai Agustus, biasanya pada musim ini banyak yang memanfaatkan libur musim panas dan sangat menyenangkan karena di musim ini masyarakat Jepang dan para Turis bisa menikmati liburan di pantai seperti berjemur, bermain, dan berjemur di pinggir pantai. Perayaan yang terdapat di musim panas adalah Hanabi adalah sebuah festifat pesta kembang api yang diadakan seluruh wilayah Jepang, biasanya masyarakat Jepang akan berbondong-bondong untuk keluar rumah dan datang untuk menyaksikan pesta kembang api dengan menggunakan pakaian Kimono dan terdapat banyak jualan. Selain festifal Hanabi ada juga festifal Obon yang dilaksanakan pada tanggal 11 Agustus, festifal ini merupakan tradisi memperingati arwah leluhur dan sudah ada sejak abad ke-8, festifal ini adalah upacara berkaitan dengan Buddha Jepang, dan sekarang menjadi tradisi turun-temurun masyarakat Jepang. Oban berarti meletakan nampan yang berisi barang persembahan untuk Arwah.

Musim Gugur berlangsung bulan September sampai November, pada musim ini merupakan musim dimana semua daun-daun memerah dan gugur dan merupakan masa panen semua jenis tanaman pangan seperti buah-buahan, sayuran, dan masih banyak lainya. Festifal yang berada pada musim gugur yaitu; Tsukimi adalah festifal menatap bulan, dimana semua masyarakat Jepang membuat kue mochi dan meminum sake, pada musim ini rumah-rumah di hiasi dengan rumput susuki. Festifal Jidai adalah parade 2000 orang yang memakai kostum kuno dan menjadi festifsl tahunan yang diadakan di Jepang dan selama dua jam bisa disaksikan di pinggir jalan yang membelah kota. Festifal Jidai, Aoi, Gion merupakan festifal kebangsaan. Festifal Takayama dilakukan di musim semi dan musim gugur dan paling dikenal dengan festifal hachiman matsuri dan diadakan pagelartan di kuil Shinto sakurayama hachiman. Festifal api di kuil yuki yaitu berupa jejeran obor sepanjang jalan menuju kuil.

Musim Dingin ini biasanya pada bulan Desember samapai Februari, tetapi tidak semua wilayah jepang tertutup oleh salju, daerah-daerah yang tidak tertutup salju adalah Hokkaido ujung utara dan Okinawa ujung Selatan, dan pada musim ini perayaan Oshogatsu adalah festifal tahun baru yang selama ini kila lakukankan pada pergantian tahun, Seijin no Hi adalah festifal kedewasaan bagi masyarakat Jepang yang mempunyai hak untuk mengambil suata, minum alkohol dan merokok pada usia 20 tahun , pada festifal ini semua para lelaki memakai jas kerja dan para wanita memakai kimono yang bewarna cerah dan berkumpul menjadi satu untuk mendengarkan ceramah atau pidato yang mempunyai tujuan menanamkan kesadaran terhadap status mereka.

SALAH SATU CONTOH FESTIFAL

indah 1

Advertisements