Tags

,

Nama :Hadi Nur Muta’ali

NIM :1402045059

Prodi :Hubungan Internasional

UTS :Pemikiran Politik Islam

PANDANGAN MAHASISWA TERHADAP PELABELAN HALAL PADA PANGAN DI INDONESIA

Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarakatuh.

Menurut pendapat saya tentang sertifikasi halal pada makanan memang perlu di berlakuakan di negara yang mayoritas penduduk muslim terbanyak ini. Seperti yang di ketahui bahwa label makanan berguna untuk masyarakat muslim untuk mengetahiu apakah makanan itu layak untuk di konsumsi ataupun tidak menurut ajaran Nabi Muhammad SAW.

MUI telah mendapatkan mandat oleh Pemerintah Republik Indonesia  untuk memberikan sertifikat halal kepada produk Pangan yang ada di Indonesia. Selain Produk pangan ada banyak jenis produk yang bisa disertifikasi Halal oleh Majelis Ulama Indonesia diantaranya adalah Obat, Kosmetika, Rumah Potong Hewan(RPH), Restoran, dan Katering. Setiap pemilik Produk yang dicantumkan diatas haruslah mengajukan Produknya ke MUI agar MUI bisa memberikan sertifikasi Halalnya.

Setelah melakukan penelitian tentang Sertifikasi Label Halal Pada Makanan di Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman. Saya selaku anggota kelompok mendapatkan banyak beragam jawaban dari mahasiswa dalam penelitian tersebut. Di Fakultas Pertanian sendiri banyak mahasiswa yang setuju akan pelabelan Halal pada makanan dari MUI agar masyarakat dapat mengethui makanan itu layak di konsumsi maupun tidak.

Dalam pandangan Islam sendiri Kehalalan pada Pangan  diatur di dalam Al-Quran. Salah satu Surat di Al-Quran yang mengatur Kehalalan pangan yaitu Al-Maidah: 88

Dan makanlah makan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rezekikan kepadamu, dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya “

Adapula mahasiswa yang tidak menganggap label halal itu sendiri, mereka berpendapat bahwa jika ingin mau makan ya tinggal makan saja tanpa harus repot memikirkan halal haramnya makanan lagi. Adapula lagi sebagian mahasiswa menganggap pelabelan halal pada makanan itu dililai sebagai diskrimiknasi produk yang belum mendapatkan sertifikat.

Sebelum melakukan penelitian ini saya selaku anggota kelompok harus mempersiapkan bahan untuk melakukan penelitian seperti pertanyaan-pertanyaan yang akan di pertanyakan kepada mahasiswa Fakultas Pertanian. Sempat terjadi kebimbangan untuk melakukan metode apa yang akan dipilih sebagian anggota berpendapat untuk melakukan motode wawancara dan ada juga yang menginginkan untuk memberikan kuesioner kepada mahasiswa Fakultas Pertanian.

Ketika itu setelah melakukan pertimbangan yang panjang maka seluruh anggota berpendapat untuk melakukan kedua metode penelitian tersebut, ada yang melakukan wawancara dan ada sebagian yang melakukan kuisioner, tergantung dari anggota ingin melakukan penelitian yang sama.

Selanjutnya  ketika sudah terkumpul semua data-data  langsung di satukan untuk dirumuskan menjadi satu semua penelitian tersebut untuk dilakukan pemilihan pemilihan jawaban yang dianggap paling tepat dan senifikan.

Dalam melakukan penelitian kemarin di fakultas Pertanian kami banyak mendapat kendala dalam melakukan penelitian tersebut,seperti contoh para anggota kelompok yang masih kurang berani untuk bertanya kepada sesama mahsaiswa, dan harus melakukan ijin kepada petugas security setempat untuk meminta ijin untuk melakukan penelitian ini.

Banyak juga dari anggota yang salah sasaran dalam melakukan penelitian tersebut seperti mahasiswa yang non muslim. Dan jawaban dari mahasisiwa non muslim tersebut bahwa mereka setuju akan pelabelan halal pada makanan tersebut, mereka tau bahwa makanan yang tidak halal itu sendiri banyak mengandung penyakit-penyakit di dalam hewan yang haram itu sendiri.

` Seharusnya mahasiswa dapat mengetahui betapa pentingnya label halal di setiap makanan yang akan mereka konsumsi, seperti di jelaskan dalam Al-Qur’an bahwa umat muslim Nabi Muhammad SAW diharuskan memakan makanan yang tidak menentang perintah ALLAH SWT, kecuali dalam keadaan terdesak di dalam hutan maka ALLAH membolehkan dengan ketentuan dan syarat-syarat lagi.

Adanya Sertifikasi Halal pangan oleh MUI dimaksudkan agar menjadi petunjuk bagi Masyarakat awam mengenai kehalalan suatu pangan. Kehalalan suatu pangan merupakan masalah penting bagi proses kehidupan khususnya bagi yang beragama Islam. Pangan yang Kita konsumsi haruslah Halal karena apa yang Kita konsumsi itulah yang menjadi sumber Energi Kita untuk menjalani kehidupan. Jika Pangan yang halal selalu Kita dapat maka Hal-hal yang Postif dapat Kita raih dalam kehidupan ini.

Opini dalam penelitian ini mengambil pendapat mahasiswa fakultas pertanian yang tidak banyak mengetahui tentang Al-qur’an dan Hadist, mereka hanya mengikuti perintah ketentuan dari orang tua mereka yang mengajarkan sejak kecil, Apabila kurang paham dalam pelabelan halal haram itu sendiri para peneliti dapat menanyakan kasus ini kepada pakar tokoh islam untuk mendapatkan jawaban yang lebih segnifikan.

Advertisements