Tags

,

Nama              : Panti Rahayu                                                                                                            NIM                 : 1302045077                                                                                         Mata Kuliah   : Politik dan Pemerintahan Jepang

“Jepang Dimata Ku” Origami  Kusudama Flower

Kalau mendengar nama negara jepang biasanya yang terlintas dibenak kita adalah keindahan bunga sakuranya, keanekaragaman budayanya, keseniannya serta keramahan masyarakatnya. Awalnya saya penasaran mengenai keanekaragaman budaya yang ada di jepang dengan tradisi-tradisi yang masih lestari hingga sekarang, dengan sejarah-sejarahnya yang sangat melegenda. Pada awalnya saya memang sudah tertarik dengan sesuatu yang berbau jepang, karena dalam benak saya adalah jepang merupakan negara yang indah. Walaupun saya belum pernah mengunjungi negara jepang tetapi saya mengetahui tentang jepang melalui siaran televisi dan internet. Rasa kagum serta penasaran saya semakin besar ketika  dosen saya yang mengampuh matakuliah “Politik dan Pemerintahan Jepang” menceritakan serta menggambarkan betapa indahnya jepang. Dari sana saya semakin tertarik untuk mengetahui lebih jauh lagi tentang jepang.

` Kemudian saya beserta teman-teman mahasiswa hubungan internasional mengadakan sebuah festival jepang yang sangat sederhana namun sangat berkesan buat kami, mengenai sistem ekonomi, sosial budaya, teknologi dan politik jepang. Pada saat itu saya beserta teman-teman ingin menampilkan beberapa kesenian yang berasal dari jepang, walaupun kami menampilkan-nya secara sederhana tapi hal tersebut cukup membuat kami bangga karena berbagai keterbatasan kami dapat menampilkan sebuah karya yang sangat berarti, setidaknya sedikit dapat mengobati rasa penasaran kami terhadap jepang.

 Dari sana saya mengetahui betapa negara jepang  kaya akan budaya. Kami membuat kreasi bunga sakura yang terbuat dari tissue, kami buat semirip mungkin dengan aslinya, kemudian kami membuat sebuat pohon permohonan yang biasa disebut dengan “Tanabata”. Semua harapan kami tulis dipohon tersebut dan masih banyak lagi kesenian dari jepang yang cukup panjang apabila harus dijelaskan satu persatu. Kami menjelaskan mengenai sejarah politik jepang dari legend emperor, Kofun, Asuka, Nara Period, Heian, Kamakura, Muromachi, Azuci, Edo sampai dengan zaman modern. Namun  entah mengapa dari sekian banyak keunikan serta sejarah jepang, pikiran saya lebih terfokus kepada salah satu kesenian melipat kertas dari jepang yang bernama “origami”. Saya sangat suka sekali melipat kertas origami. Mungkin ini merupakan suatu hal sudah tidak asing lagi ditelinga kita bahkan disetiap TK atau Taman Kanak-Kanak dan juga SD atau Sekolah Dasar, kesenian melipat kertas merupakan hal yang sudah sanagat biasa dibuat oleh anak TK dan SD. Biasanya kertas origami dibentuk menyerupai hewan-hewan seperti kupu-kupu, burung dan bangau. Adapula bentuk lain yang dapat dibentuk ialah bunga.

Saya akan menjelaskan sedikit mengenai sejarah origami yang saya kutip dari salah satu situs di internet, mengapa kita perlu mengetahui sejarah dari origami? karna menurut saya sejarah origami ini cukup menarik untuk diketahui yakni, Pada abad ke-6, cara pembuatan kertas dibawa ke Spanyol oleh orang-orang Arab. Pada tahun 610 di masa pemeritahan kaisar wanita Suiko (zaman Asuka), seorang biksu Buddha bernama Donchō (Dokyo) yang berasal dari Goguryeo (semenanjung Korea) datang ke Jepang memperkenalkan cara pembuatan kertas dan tinta. Kemudian seni ini berkembang mula-mula pada zaman Muromachi (1333-1568) dan kemudian pada zaman Edo (1603–1868). Karena harganya yang sangat mahal pada masa itu, penggunaannya terbatas hanya pada kegiatan-kegiatan seremonial seperti untuk  Noshi. Terpisah dari itu, berkembang pula kesenian melipat kertas di Eropa, yang disebarkan dari Mesir dan Mesopotamia ke Spanyol pada abad ke-16 dan kemudian menyebar ke seluruh Eropa barat. Sebuah karya origami tradisional berbentuk bangau. Untuk waktu yang lama, model-model yang dikenal hanya terbatas pada model-model tradisional seperti bangau di Jepang dan pajarita di Spanyol.

   Akira Yoshizawa (1911–2005) membuat inovasi dengan menciptakan model-model baru yang kemudian membawa perubahan besar dalam perkembangan origami. Beliau menciptakan sebuah sistem penggambaran sistemastis (yang disebut diagram) untuk menunjukkan langkah-langkah pelipatan suatu model yang dapat disebarluaskan dan dipahami oleh banyak pihak. Sistem ini adalah dasar dari Sistem Yoshizawa-Randlett yang sekarang lazim digunakan untuk instruksi lipat model origami.

  Origami pun menjadi populer di kalangan orang Jepang sampai sekarang terutama dengan kertas lokal Jepang yang disebut Washi. Washi (和紙, Washi) atau Wagami adalah sejenis kertas yang dibuat dengan metode tradisional di Jepang. Dibandingkan kertas produksi mesin, serat dalam washi lebih panjang sehingga washi bisa dibuat lebih tipis, namun tahan lama, tidak cepat lusuh atau sobek. Origami merupakan kesenian tradisional dari Jepang.

   Dari penjelasan diatas ternyata pada zaman Asuka sudah mulai mengenal origami, selama ini saya hanya mengettahui serta mempelajari sejarah politiknya saja pada zaman tersebut. Namun ini merupakan hal yang berbeda ketika saat itu saya mendapat ide dari salah satu rekan saya mengenai melipat kertas yang cantik dan menarik. Tidak hanya sekedar melipat kertas origami dan kemudian membentuknya menjadi burung, kupu-kupu, bangau dan bunga. Dari lipatan-lipatan kertas yang telah kami buat ternyata membentuk sebuah bunga dan kemudian bunga-bunga tersebut di bentuk dan dirangkai sedemikian rupa sehingga membentuk kumpulan bunga yang menyerupai bola, bunga tersebut menurut saya sangat indah, bunga tersebut bernama “Kusudama”, saya sangat senang sekali terhadap bunga kusudama sampai pada akhirnya saya sangat penasaran mengenail asal-usul bunga tersebut. Dan pada akhirnya saya mencari tahu mengenai bunga kusudama dari berbagai sumber yang kemudian akan saya ceritakan dalam tulisan saya ini.

Bentuk bangau dan hewan lain merupakan salah satu karya simple yang dapat dihasilkan dari proses dalam origami, kali ini saya akan memperkenalkan dan menunjukan cara untuk membuat karya dengan level yang lebih tinggi yakni membuat Kusudama Origami. Secara harfiah kusudama berarti bola obat, adalah sebuah model kertas yang dibuat dengan menjahit beberapa unit piramida identik yang secara bersamaan disambungkan untuk membentuk bentuk bola. Kusudama berasal dari budaya Jepang kuno, di mana mereka digunakan untuk dupa dan bunga rampai. kemungkinan awalnya menjadi tandan untuk bunga atau tumbuh-tumbuhan, Kini mereka digunakan sebagai dekorasi atau hadiah. Kusudama merupakan bentuk yang penting dalam origami terutama sebagai awal dari origami yang bergenre modular, karena banyak bentuk yang dapat dihasilkan dari situ dan tentunya dibutuhkan tehnik dan kesabaran untuk membuat kusudama origami yang sempurna. Sekarang kita dapat menjumpai berbagai macam hasil kreasi dari bunga kusudama, banyak sekali kreasi dan model yang cantik dan menarik yang dapat kita jumpai.

  Dari pengalaman saya dalam melipat kertas origami khususnya kusudama, saya mempunyai kesenangan tersendiri dimana kita dapat memadupadan kan warna sesuai dengan keinginan kita. Kita dapat menggunakan hanya satu warna saja atau beberapa warna, menurut saya semakin banyak warna yang digunakan maka akan semakin terlihat cantik dan menarik. Namun dalam pembuatannya sendiri memerlukan kesabaran dan ketelitian. Karena kusudama harus mempunyai ukuran yang sama agar dapat disatukan satu dengan yang lainnya. Memerlukan kesabara dalam membuatnya karena dalam satu buah kusudama diperlukan 60 lembar kertas origami yang akan dibagi menjadi 12 kuntum bunga, dan kemudian dirangkai dan disatukan sehingga membentuk 1 buah kusudama yang cantik. Pada era modern ini kesenian origami lebih diaplikasin kepada seni keindahannya, origami digunakan sebagian orang untuk interior yaitu menghias ruang tamu dan kamar. Banyak cara seseorang untuk mempercantik huniannya, salah satunya dengan memberikan ornamen-ornamen pada ruangan mereka. Beragam ornamen tersebut dapat diaplikasikan ke setiap sudut rumah, agar ruangan terlihat semakin cantik, salah satu yang dapat dijadikan pilihan dengan bunga. Untuk masalah penempatan, bunga buatan tersebut akan lebih bagus jika ditempatkan di ruang tamu. Karena, di meja ruang tamu biasanya ditemukan bunga untuk penghias ruangan.

  Selain dijadikan penghias meja, bunga kertas kusudama  ini dapat diaplikasikan sebagai hiasan dinding. Kelopak bunga  yang dibuat dengan kertas berwarna-warni sangat cocok diaplikasikan pada dinding ruang tamu yang berwarna netral seperti putih. Warna bunga  yang lembut seperti biru muda atau merah muda sangat kontras dengan pilihan dinding tersebut.

   Kusudama sendiri dapat digunakan sebagai aksesoris dalam kamar dan juga dapat digunakan sebagai properti dalam acara festival. Walaupun festival tersebut tidak bertemakan jepang, tetapi kusudama tetap dapat difungsikan sebagai hiasan yang disesuaikan dengan tema acara.

     Bunga kusudama juga dapat digunakan dalam acara pernikahan sebagai dekorasi, keindahan serta keunikan dari kusudama sendiri tidak kalah menarik dibandingkan dengan dekorasi dari bunga yang asli. Selain itu sekarang kusudama dalam bentuk yang sangat mini pun dapat diaplikasikan sebagai aksesoris anak perempuan seperti kalung, anting-anting dan gelang. Kusudama yang dibuat seindah dan semenarik mungkin mempunyai kesan tersendiri bagi saya. Dimata saya keindahan dari negara jepang sungguh luar biasa, keunikan yang dimiliki oleh jepang mungkin saja dapat dikalahkan oleh keunikan dari negara lain. Namun segala kebudayaan yang dimiliki oleh jepang tidak dimiliki oleh negara manapun. Segala keindahannya membuat saya mengagumi negara jepang. Saya dapat mengekspresikan kecintaan saya terhadap jepang ialah salah satunya melalui kesenian melipat kertas ini, kusudama-kusudama yang cantik membuat saya makin menyukai kebudayaan jepang. Semoga dengan tulisan saya yang sederhana ini dapat menginspirasi bagi pembacanya, walaupun banyak kekurangan saya dalam menulis dan merangkai kata-kata namun, dalam tulisan inilah saya menuangkan kecintaan saya terhadap jepang.

panti 1panti 2panti 3panti 4

KREASI UNIK BUNGA KUSUDAMA

 

Advertisements