Tags

, ,

NAMA            : AYU LINTYA NINGRUM
NIM    : 1402045034

Tema : Jepang di Mataku

Keindahan Alam Jepang

 ayu 1

ayu 2

ayu 3

Jepang merupakan negara sub-tropis atau negara yang memiliki 4 musim, yaitu musim semi, musim panas, musim gugur, dan musim dingin. Di setiap pergantian musim, Jepang selalu memiliki pemandangan alam yang sangat indah. Jepang beribukota Tokyo yang merupakan kota yang penuh dengan gemerlap dan suasana yang modern, mungkin saja memang kita tidak dapat melihat keindahan alam Jepang di Tokyo atau kota-kota besar yang ada di sana, tetapi Jepang memiliki wilayah pedesaan yang memiliki keindahan alam yang sangat luar biasa. Di setiap pergantian musim, Jepang memiliki keindahan yang berbeda-beda sesuai dengan musimnya. Di musim semi, keindahan di Jepang terlihat dari tumbuhnya bunga-bunga di setiap penjuru Jepang, mungkin di Tokyo dan kota-kota besar di Jepang hanya terlihat sedikit bunga-bunga sakura bermekaran di pinggiran jalannya, tetapi di pedesaannya berbagai macam bunga dengan beraneka warna tumbuh di sekitaran pedesaan dan menampilkan kesan yang sangat indah. Sungai-sungai kecil yang pinggirannya ditumbuhi oleh berbagai macam bunga terlihat sangat menawan. Selain itu terdapat juga bunga-bunga yang tumbuh disekitaran gunung Fuji yang terlihat seperti karpet. Para turis asing dari mancanegara banyak yang ingin mengunjungi Jepang saat sedang berlangsungnya musim semi, untuk melihat langsung atau mengabadikan indahnya alam Jepang saat musim semi berlangsung. Melihat betapa indahnya bunga-bunga yang berwarna-warni sedang mekar, dan melihat bunga khas dari negara Jepang yaitu bunga sakura, yang tentunya hanya mekar saat musim semi berlangsung. Dan juga para turis tersebut banyak juga yang berkunjung untuk mendaki gunung Fuji, gunung tertinggi di Jepang, yang tentunya dapat membuat indahnya pemandangan musim semi di Jepang terlihat semakin jelas. Destinasi yang dituju selanjutnya adalah taman Ashikaga yang merupakan tempat dimana kita dapat melihat pohon Wisteria yang merupakan pohon tertua di Jepang. Saat musim semi berlangsung taman Ashikaga akan dipenuhi oleh bunga-bunga yang mekar. Dan juga biasanya saat musim semi warga Jepang akan piknik di sebuah taman dan berkumpul bersama teman dan keluarga, untuk bersama-sama melihat sakura dan para turis asing juga ikut melakukan kebiasaan tersebut. Kuil-kuil yang berada di Jepang juga terlihat sangat indah saat musim semi, di sekitaran kuil-kuil tersebut di seluruh penjuru Jepang terutama Osaka akan ditumbuhi bunga-bunga sakura yang berwarna merah muda dan terlihat sangat indah jika diabadikan. Di pinggir-pinggir jalan kota Tokyo pun ditumbuhi bunga sakura yang menjadi pemanis disekitaran bangunan-bangunan modern. Dan cuaca sejuk musim semi akan menambah kebahagiaan yang ada di musim semi. Selanjutnya, musim panas, di saat musim panas seluruh penjuru Jepang akan diselimuti warna hijau tumbuh-tumbuhan. Berbagai macam pohon akan ditumbuhi daun-daun berwarna hijau sepanjang musim panas berlangsung, pohon sakura yang sebelumnya ditumbuhi bunga sakura yang sangat indah dan berwarna merah muda akan ditumbuhi dengan daun berwarna hijau di pohonnya, dan pucuk-pucuk pohon bambu berayun lembut di seluruh negeri. Kuil-kuil yang tadinya di permanis dengan warna merah muda akan berubah menjadi lebih asri dengan tumbuhnya dedaunan hijau disekitarannya. Walaupun cuaca yang panas namun dengan pemandangan alam Jepang yang luar biasa tidak akan menghambat wisatawan untuk mengunjungi Jepang di saat musim panas. Ditambah lagi dengan festival-festival yang diadakan saat musim panas yang menarik untuk dikunjungi. Ada beberapa festival musim panas yang dapat dikujungi. Seperti festival O-Bon, festival yang biasanya dilakukan oleh umat budha, yang dilakukan dengan melarutkan lampu-lampu dan sesajen dilaut, dan membuat pemandangan laut di Jepang saat malam hari terlihat indah karna adanya lampu-lampu yang dibungkus dengan lampion berwarna-warni. Kemudian ada festival Tanabata, festival yang diadakan saat hari ke tujuh bulan tujuh, para masyarakat jepang maupun warga asing menuliskan permohonan di sebuah kertas atau bambu yang digantung di setiap tempat dan di sepanjang jalan, dan permohonan tersebut biasanya akan dibakar setelahnya agar permohonannya dapat dikabulkan menurut kepercayaan orang Jepang. Selanjutnya ada juga festival Tenjin Matsuri dan Kanto Matsuri. Selain diadakannya festival biasanya musim panas di Jepang juga diwarnai dengan kembang api, hampir setiap malam kembang api yang penuh warna menghiasi langit malam di Jepang. Dengan adanya festival tersebut juga telah menarik minat wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Jepang dan menyaksikan festival-festival tersebut yang hanya dilakukan saat musim panas berlangsung. Dan juga dapat mengabadikan keadaan alam Jepang di siang hari yang diselimuti oleh hijaunya dedaunan yang tumbuh dan juga hijaunya pohon-pohon bambu yang juga tidak kalah indah dengan saat berlangsungnya musim semi. Hutan bambu juga dapat dikunjungi saat musim panas, kita dapat melewati hutan yang ditutup rapat oleh bambu dan dapat sambil menikmati keasrian yang dapat dirasakan saat memasuki hutan tersebut. Selanjutnya musim gugur, di saat musim gugur pohon mapel daunnya akan berubah menjadi merah, dan sangat menarik untuk dilihat, juga pohon-pohon yang tadinya ditumbuhi dedaunan berwarna hijau saat musim panas akan berubah warna daunnya menjadi perpaduan merah, kuning, coklat, dan juga oranye. Dedaunan yang berada di pohon-pohon tersebut berputar-putar terbawa angin dan kemudian jatuh berserakan ke tanah. Saat musim gugur berlangsung Jepang akan dipenuhi oleh banyaknya daun-daun yang berserakan, namun akan meninggalkan kesan yang sangat indah. Cuaca sejuk dan segar musim gugur juga merupakan hal yang sangat dinantikan setelah melewati cuaca yang panas di musim panas. Kuil-kuil yang sebelumnya terlihat asri akan terlihat lebih menawan dengan gugurnya daun-daun dari pohon-pohon yang berada di sekitaran kuil. Dan biasanya saat musim gugur juga diadakan festival, yaitu anak-anak yang berumur tiga tahun, lima tahun, dan tujuh tahun akan menari tari tradisional Jepang. Angka tiga, lima dan tujuh dianggap sebagai angka keberuntungan di Jepang. Selanjutnya musim dingin, di musim dingin Jepang akan dipenuhi oleh warna putih di setiap sudutnya. Pepohonan yang daun-daunnya berguguran saat musim gugur batang-batangnya akan ditutupi oleh salju putih dan terlihat sangat indah. Bukan hanya pepohonan tetapi jalan-jalan akan tertupi juga oleh salju. Walaupun sedang ditutupi salju, musim dingin di Jepang tidak akan terlalu dingin karna diimbangi dengan sinar matahari, kecuali daerah Jepang bagian utara yang akan melalui musim dingin yang ekstrim. Tetapi di wilayah utara biasanya akan diadakan festival yang terkait salju, seperti membuat boneka salju besar, yang dapat dinikmati para wisatawan dan warga lokal. Di Jepang musim dingin merupakan saat yang menyenangkan, karna dapat bermain salju dan melihat indahnya rumah, jalan, dan pohon yang diselimuti oleh warna putih. Dan juga dapat menikmati festival Sapporo yang diadakan hanya pada saat musim dingin berlangsung. Dan juga tidak lupa untuk menikmati pemandian air panas (onsen) yang disuguhi dengan pemandangan salju di sekitarnya, merasakan hangatnya air pemandian sambil melihat salju merupakan pengalaman yang bisa dirasakan di Jepang. Akan lebih baik jika menghabiskan musim dingin di Hokaido karna sudah pasti akan turun salju dan tentu dapat melihat bagaimana indahnya butiran salju yang turun dan menyelimuti rumah, jalan dan pohon. Melihat indahnya air terjun Kegon saat musim dingin mungkin akan sangat luar biasa karna saat musim dingin air yang mengalir akan lebih sedikit karna sebagian besar airnya membeku. Selain dilihat dari musim-musim yang berganti setiap 3 bulan dalam setahun, keindahan alam Jepang juga dapat dirasakan dari tempat-tempat yang dapat dikunjungi seperti kuil-kuil Jepang yang mungkin sudah berumur ratusan tahun yang memiliki eksterior asli Jepang. Salah satu tempat di Jepang yang mungkin saja dapat menarik minat dari wisatawan ialah Hokkaido, pulau yang berlimpah dengan keindahan alamnya. Danau di Hokkaido merupakan salah satu tempat yang sangat luar biasa, di saat musim dingin di Hokkaido yang dapat mencapai suhu -20 derajat danau tersebut tidak membeku dan airnya berwarna biru tua. Kemudian juga ada Ashaikawa yang merupakan ladang bunga lavender yang berada di pulau Hokkaido. Di Jepang pemandangan indah juga bisa dirasakan di daerah-daerah pedesaan yang masih memiliki kekayaan alam Jepang dan kondisi yang masih asri, karna memiliki udara yang bersih, berbeda dengan perkotaan yang penuh dengan polusi udara. Pertama kita dapat merasakan keindahan alam Jepang dari Hokkaido, yaitu di desa Biei, yang memiliki pemandangan yang indah jika dilihat dari bukit, kemudian ada desa Tsurui, di desa ini kita dapat melihat banyak burung bangau mahkota merah yang berkeliaran dan tidak dapat dilihat di tempat lain, karna burung bangau merah hanya ada di desa Tsurui. Di Akita dapat mengunjungi desa Higashi-Naruse, desa yang dikenal dengan keindahan langit malamnya, desa dengan udara yang bersih, dan pemandangan alam yang sangat indah, dan di hutan desa ini terdapat pohon yang berusia lebih dari dua ratus tahun. Di Fukushima desa Kitashiobara, desa dengan delapan puluh persen wilayahnya hutan dan pegunungan, dan penuh dengan keindahan alam. Di Nagano ada desa Kiso, desa di kaki gunung Ontake, desa yang terlihat seperti kota bersejarah, dan juga ada desa Nagiso, desa tempat sisa bangunan-bangunan dari zaman Edo berada, yang membuat desa semakin terlihat indah dan mempesona karna sisa-sisa dari bangunan kuno tersebut. Di Gunma desa Nakanojo, sembilan puluh persen wilayahnya terdiri dari hutan, pegunungan, dan gurun. Di Yamanashi desa Hayakawa, desa dengan penduduk paling sedikit di Jepang, desa ini dikelilingi oleh puncak Alpen Selatan. Di Nara ada desa Totsukawa, merupakan desa terluas di Jepang, desa tempat manusia dan alam hidup berdampingan karna sembilan puluh enam persen wilayahnya merupakan hutan, dan juga ada desa Yoshino, desa yang terkenal dengan pohon sakura nya yang tumbuh sekitar tiga puluh ribu pohon di kaki gunung Yoshino. Di Kyoto desa Ine, merupakan desa nelayan. Di Tokushima desa Kamikatsu, desa yang terkenal dengan keindahan teraseringnya. Di Kumamoto desa Minamiouguni, dikelilingi oleh gunung dan air, dan tentu saja memiliki pemandangan alam yang sangat luar biasa. Di Miyazaki desa Takaharu, desa dengan berjuta sejarah, tempat di mana kaisar Jimmu dilahirkan, dan ada juga desa Aya, desa yang terkenal dengan hutan hijaunya yang sangat asri. Desa-desa tersebut benar-benar memiliki pesona alam yang luar biasa yang dapat dinikmati oleh seluruh warga Jepang maupun wisatawan mancanegara yang sangat ingin merasakan alam Jepang yang sanga indah. Jepang yang dikenal sebagai negara dengan teknologi yang maju ternyata juga memiliki keindahan alam yang sangat luar biasa. Entah itu di perkotaan maupun di pedesaan Jepang memiliki banyak sekali keindahan alam yang sangat luar biasa. Jepang yang merupakan negara kecil namun bisa membangun negaranya menjadi negara maju memiliki keindahan alam yang sangat jarang ditemui di negara- negara maju yang ada di dunia. Jepang dengan kondisi alamnya yang luar biasa indah tersebut banyak menarik minat para wisatawan asing untuk datang ke negaranya dan juga banyak menarik minat investasi dari berbagai negara karna kondisi alam yang dimilikinya.

Advertisements