Tags

Nama                             :   Sri Mulyani

NIM                      :   1402045027

Program Studi     :   Hubungan Internasional A

Mata Kuliah         :   Pendidikan Anti Korupsi

Pada kegiatan untuk menyelesaikan tugas mata kuliah Pendidikan Anti Korupsi berupa video wawancara. Saya beserta kelompok saya  “Secret Agent” melakukan wawancara tersebut dengan narasumber yang selaku Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kalimantan Timur, Muhammad Taufik.

KPU Provinsi Kalimantan Timur merupakan pilihan kedua dari instansi yang ingin dituju untuk wawancara kami. Pilihan pertama kami yaitu Kantor Kejaksaan Provinsi Kaltim. Pada saat kami berada di Kantor Kejaksaan Prov. Kaltim suasana disana dapat dikatakan tidak terlalu ramai karyawan, yang membuat kami sedikit mengalami kesulitan untuk mencari seseorang untuk dimintai bantuannya dengan surat tugas kami untuk mewawancarai Ketua kantor kejaksaan. Kami memberikan surat tugas dan menjelaskan keperluan kami pada salah satu karyawan dan ia mengatakan bahwa ketua dan beserta wakil sedang tidak berada ditempat karena dinas luar kota. Sehingga kami pulang dengan tangan kosong dan menunggu kabar ketua kantor kejaksaan tersebut telah berada di tempat atau tidak.

Setelah selang beberapa, karena tidak adanya kabar, kami bekali-kali menghubungi karyawan tersebut tetapi tidak mendapatkan respon juga. Dengan memikirkan batas waktu tugas wawancara, kami berpikir lebih baik untuk mencoba di pilihan kedua daripada menunggu kepastian dari pihak kantor kejaksaan yang tak kunjung ada, yang hanya membuat tugas kami tidak terselesaikan.

Niat kami untuk mewancarai Ketua KPU disambut dengan tangan terbuka. Wawancara pun berjalan dengan lancar dan santai. Bapak Muhammad Taufik yang menanggapi beberapa pertanyaan yang kami berikan dengan jelas. Selain membahas tentang korupsi di lingkungan instansi pemerintah, beliau yang juga dapat dikatakan dekat dengan lingkungan perkuliahan dan mahasiswa, karena beliau mengajar. Kerap kali mengaitkan dengan lingkungan mahasiswa yang membuat kami dengan mudah memahami jawaban yang diberikan bapak Taufik serta membuat suasana wawancara menjadi santai dan seolah rasa canggung yang kami rasakan itu hilang.

Wawancara tersebut dilakukan dengan 4 pertanyaan inti, yaitu :

  • Apakah pengertian dari korupsi ?
  • Apakah faktor-faktor yang menimbulkan tindakan korupsi itu sendiri ?
  • Apabila salah satu karyawan bapak melakukan tindak korupsi, tindakan apa yang akan Bapak lakukan ?
  • Bagaimana strategi yang dilakukan untuk meminimalisir tindak korupsi yang terjadi ?

Dari pertanyaan – pertanyaan tersebut menurut Bapak Taufik, korupsi dapat diartikan sebagai pemberian materi ataupun jasa karena kedudukan dan posisi dengan tujuan dan maksud ( kedudukan dan posisi ). Hal ini timbul akibat dari rasa haus akan kekayaan, yang hanya melihat bahwa kekayaan itu hanya dari materi saja sehingga perasaan tidak puas pada apa yang dimiliki akan timbul dan membuat ia terus melakukan berbagai cara agar  keinginannya ( kekayaan ) terpuaskan dengan cara yang instan ( korupsi ). Mentalnya yang masih lemah untuk mengatakan “TIDAK” pada godaan atau kesempatan dari korupsi juga menjadi salah satu faktor penyebab korupsi.

Pelaku tindak korupsi itu juga harus diserahkan pada pihak berwajib apabila terbukti bersalah dan ditelusurinya tindakan korupsi tersebut sampai akarnya yang tidak hanya yang menerima tetapi juga yang memberikan serta perantara dari tindakan tercela tersebut. Tindakan tersebut dapat cegah dengan adanya “Transparansi” pada pemerintah khususnya dalam artian semua pihak bisa melihat apa yang mereka lakukan serta dari pihak pemerintah harus dapat membedakan mana kantong uang pribadi dan mana kantong uang negara.

Beliau juga memberikan contoh fakta yang terjadi di lingkungan KPU yaitu ketua KPU Balikpapan yang merupakan rekan beliau yang pernah ditawari sejumlah uang oleh calon legislatif agar ia dapat memenangkan pemilu yang hanya selisih sekitar 85 suara. Tetapi ketua KPU Balikpapan ini dengan tegasnya menolak uang sogokan itu, dengan mengatakan bahwa beliau tidak memerlukan uang itu, jika beliau menginginkan uang sejumlah itu, beliau juga bisa mendapatkannya dengan cara lain yaitu dengan bisnis yang beliau geluti.

Jawaban – Jawaban yang diberikan bapak Muhammad Taufik, ada kalimat yang sangat bagus untuk diterapkan bagi kehidupan kita semua yaitu :

“Orang bisa mengatakan ‘saya anti korupsi’ karena dia belum pernah duduk pada posisi yang dia rentan akan korupsi, karena jika disaat kita kaya dan sehat lalu kita menolak uang. Itu hal yang biasa, tetapi pada saat kita berada di kondisi terpuruk dan kita mengatakan ‘TIDAK’ itu baru sip”.

  • Muhammad Taufik
Advertisements