Tags

 “PENDIDIKAN ANTI KORUPSI”

Laporan Hasil Wawancara

Hari/Tanggal Pelaksanaan       : Senin , 11 Mei 2015

Waktu Pelaksanaan                 :  01.30 – Selesai

Tempat Pelaksanaan                : Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Alamat                                    : Jl.Teuku Umar , Karang Paci , Samarinda , Kalimantan Timur

Narasumber                             : H.J. Jahidin S, SH ,MH

Pewawancara                          : Kurnianto Rombe Rante

Tema wawanca                       : Ada kah tindak  kasus korupsi di Kantor DPRD Provinsi       Kalimantan Timur ini

Tujuan wawancara                  : Untuk mengetahui apakah ada atau tidak tindak kausu korupsi di kantor ini

Berawal dari sebuah tugas pendidikan anti korupsi saya tergabung dalam  team visionary team kami terdiri dari 7 orang 5 diantara laki laki dan 2 perempuan perjalanan awal team kami berawal dari surat izin perjalanan .Rabu , 6 Mei 2015 perjalanan awal team kami hari itu team visionary  untuk kedua kalinya mendapatkan tugas pendidakan anti korupsi karena pada hari itu kami libur kuliah maka kami memutuskan datang ke kampus pukul 09.00 WITA di belakang dekanat Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik sekitar pukul 10.00 saya bersama teman saya Kurniato pergi ke Pepustakaan Unmul untuk meminta tanda tangan dari dosen pembina saya  Ibu Uni Wahuni Sagena, M.Si., Ph.D setala beberapa menenit saya menunggu di luar akhirnya teman saya Kurnianto keluar , setalah kami berhasil mendapatkan tanda saya dan Kurnianto segera kembali ke Bambu , setelah sampai di bambu kami membicarakan tujuan selanjutnya untuk mendatagi instasi mana terlebih dahulu yang ingin kita kunjungi , setelah cukup lama akhirnya kami memutuskan untuk pergi ke Balai Kota . Kedatangan kami disambut baik oleh staf yang ada kami pikir kami akan dipersulit untuk menemui bapak walikota samarinda ternyata para stanf menunjukan kantor dimana bapak bertugas tetapi demi kenyamanan dan aturan yang berlaku kami tidak di perbolehkan untuk masuk semua hanya 2 orang  saja yang diizinkan masuk sebagian teman saya ada yang menunggu diluar dan saya mengikuti teman saya dan sampailah kami di depan ruangan bapak walikota Samarinda , ketua saya Arif Fa’at mencoba berbicara kepada staf yang ada di depan ruangan bapak walikota setalah Arif berbicara dan meminta izin kami hanya disuruh menunggu dan kami pun menuggu diruang tunggu karena ada teman kami dibawah maka kami memanggil mereka ntuk naik ke atas.Setelah kami berkumpul dan cukup lama menunggu maka teman saya Kurnianto kembali mendatangi bapak tersebut dan menunjukan surat kami dan beliau mengatakan bapaknya sedang ada rapat ternyata akhirnya kami memutuskan untuk pulang karena hari sudah mulai sore . pertemuan berikutnya masih kami laksanakan dikantor yang sama yaitu Balai Kota harapan kami untuk hari ini kami dapat bertemu bapak Walikota , Tuhan berkehendak lain kedatangan kami justru tidak membuahkan hasil apa apa sebab kami mendapatkan kabar bawha Bapak Syari Jaang sedang berada di Jakarta , kami pun tidak percaya kami mencoba mendatangi beliau ke rumah dinas yang berada di sebelah mall Lembusuana di dekat taman cerdas tetapi sesampai disana kami pun mendapatkan kabar yang sama yaitu bapak Walikota memang tidak berada di rumah beliau sedang ada di Jakarta akhirnya kami memutuskan untuk beralih ke instansi lain yaitu Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Timur.

Hari berikutnya saya dan teman teman memutuskan untuk pergi ke Kantor DPRD Hari itu seusai  kami kuliah saya dan teman teman saya pergi ke Kantor DPRD tetapi sebelum pergi ke Kantor DPRD  kami beristirahat sejenak untuk  makan siang mengingat waktu jam istirahat sekali pun kita memutuskan untuk kesana kami pun harus menunggu . Setelah beberapa menit kami beristirahat kami melanjutkan perjalanan menuju Kantor DPRD ini untuk pertama kalinya team kami mendatangi kantor DPRD sebagai pemula tentu kami menunjuka sikap yang sangat sopan dan terpelajar tibalah kami  di sebuah  gedung yang amat indah , untuk mempersingkat waktu kami mulai memasuki bagian halaman tetapi terlebih dahulu kami izin di pos keamanan yang berjagaga di depan pintu masuk.Tidak membutuhkan waktu yang lama akhirnya kami di izinkan masuk dan ditunjukan dimana kantornya , awalnya saya berpikir kantornya berada di depan tetapi setelah diberi tahu ternyata kantornya berada di belakang dan inilah kami untuk pertama kalinya memasuki kantor DPRD , Tunggu dulu sebelum masuk kami merapikan pakaian agar terlihat lebih rapi kami mengunkan almamater dan kami mulai memasuki kantor tersebut .

Tiba di depan pintu masuk , saya heran bingung mengapa kantor ini sepi sekali hampir tidak ada orang di dalamnya dan kami mencoba mencari salah satu kariyawan yang bekerja dan kami diberitahu bahwa  para anggota DPRD bekerja di kantor yang ada di depan dan kami pun menuju kantor yang ada di depan , suasana yang ada disana tidak ramai cenderung sepi berbeda dengan Balai Kota yang lumayan banyak orang di dalamnya entah karena gedung ini cukup besar atau para staf dan anggota DPRD yang lain sedang bekerja kami mencoba bertanya kepada penjaga keamanan yang berada di lantai dasar dan kami di suruh naik ke lantai 3 para penjaga keamanan mengatkan bahwa para anggota DPRD menempati ruangan di lantai 3 kami pun segara menaiki  tangga untuk naik ke lantai 3 yah luamayan melelahkan untuk menaiki anak tangga ini setelah sampai di lantai 3 suasanya yang dapat saya gambarkan adalah nyaman kantor yang sunyi sepi dingin dan bersih yah kantor ini sangat nyaman sekali . di dantor ini tidak terlalu banyak aktivitas yang terlihat mungkin di karenakan para kariawan sedang bekerja di ruangan masing masing bertemulah kami dengan salah satu staf kariawan kami mencoba untuk berbicara dan menanyakan soal anggota DPRD dan setelah kami menanykan kami mendapatkan informasi bahwa seluruh anggota DPRD KALTIM sedang pergi ke Jakarta kami mencoba menanyakan kapan anggota DPRD kembali dan staf pun mengatakan bahwa beliau sendiri nelum tau pasti kapan mereka akan kembali, saya dan teman teman saya berpikir apa kah iya semua anggota pergi dan tidak ada satu pun yang tinggal, kami sempat dibuat bingung bagaimana kami menyelesaikan tugas kami ini jika Bapak Walikota pergi Ke Jakarta anggota DPRD pun pergi kesana siapa yang ingin  kami wawancarai , kami sempat berpikir ingin pergi ke Tenggarong karena salah satu teman kami Ayahnya adalah salah satu staf  yang bekerja di sana tetapi teman saya mengatakan bahwa untuk bertemu bupati tidak lah mudah karena mengingat waktu semakin sore kami memutuskan untuk pulang ke rumah  masing masing dan memkirkan bagaimana selanjutnya , hari demi hari kita lewati cukup melelahkan untuk mencari sebuah informasi , mungkin ini kedatangan kami yang untuk kesekian kalinya pada waktu itu kami mendapatkan informasi bahwa anggota DPRD telah pulang mendengar kabar baik ini rasa antusia kami pun menjadi naik kembali senang rasanya jika kami dapat segera bertemu , tetapi untuk terlebih dahulu ternyata kami harus lah membuat janji untuk bertemu beliau , saya dan teman teman saya masuk ke dalam ruangan yang sangat indah, rapi , bersih , wanggi dan sangat nyaman dengan luas ruangan yg cukup besar di dalam sana ternyata masih ada lagi ruangan ternyata yang saya masuki ini hanyalah ruang tunggu dan di dalam situ ada 2 meja yang tepat berada di samping pintu meja meja tersebut digunakan oleh staf yang bekerja di sana ,  saya pun duduk dan menunggu teman saya untuk berbicara dan meminta izin pertemuan kita yang pertama ini sebenarnya hanyalah pertemuan untuk mengatur waktu serta janji karena beliau sedang sibuk dengan agenda yang sangat padat , setelah kami selesai untuk mengatur janji kami hanya akan disuruh kembali lusa pukul 9-10 karena waktu bapak kosong dan luang hanya pada pukul segitu .Keesokan harinya pun kami mendatangi kantor DPRD dan kami mendatangi tempat yang saya tetapi kami mendaptkan kabar yang kurang baik beliau mengatkan bahwa Bapak tidak dapat di gangu beliau sedang ada rapat dan jadwal beliau sampai sore , kami sejenak duduk diam dan memikirkan sesuatu kami lelah kami turun kebawah  turun    kami turun mealuli tangga dan sesampai di bawah ada seseorang yang naik menggunakan lift dan betapa terkejutnya kami bahwa seorang security mengatkan bahwa baru saja yang masuk tadi adalah bapak ketua DPRD kami saling terkejut dan mengucapkan terimakasih dan kami langsung naik  melalui tangga tapi malang sesampai di lantai 3 kami masih tida menemukan sampai ke lantai 4 pun kami masih berusaha dan tidak menemukannya akhirnya kami pun  sesampai di parkiran kami melihat ada mobil yang sedang melintas di hadapan kami turun lah seseorang dengan seragam putih dan satu astitennya teman saya Kurnianto mengatakan bahwa bisa jadi bapak yang turun adalah salah satu anggota DPRD , kami pun mengejarnya dan mencari sampai di lantai 3 pun kita tidak menemukan satu pun , entah bagaimana kami bisa tidak menemukan bapak tersebut.sampai di lantai 3 kami mencoba menanyakan apakah ada anggota DPRD dan ternyata penjaga mengatakan tidak ada etah apa yang ada di pikiran kami saat itu kami sangat bingung dan kami menanykan kepada pihak kebersihan ternyata bapak itu menunjukan para anggota DPRD berada di lantai 4 , kami pun segara menuju lantai 4 dan disana kami menemukan banyak sekali ruangan dan banyak orang di dalamnya akhornya sampailah kami di depan ruangan Bapak H.J. Jahidin S, SH ,MH disini kami sangat gembira senang akhirnya perjalanan kami pun membuah kan hasil kami menunggu di depan ruangan kami berbicra oleh staf nya dan stafnya pun memberikan izin, yah walaupun keadaan dan ruangan yang tidak seperti sebelumnya , ruangan beliau terlihat lebih kecil dan sederhana , mungkin karena jabatan yang berbeda . setelah beberapa menunggu sekitar 10-15 menit akhirnya kami di persilahkan masuk sesi wawancara pun dimulai di dalam ruangan tersebut hanya ada saya dan 2 teman saya yaitu Annisa dan Kurnianto sisanya mereka menunggu di luar .

Annisa bertugas untuk memegang kamera dan Kurnianto mewawancarai saya duduk di belakang mereka di kursi tunggu , saya pun merekam aski mereka memalui telepon genggam saya , insiden terjadi ketika di tenggah wawancara entah apa yang terjadi mengapa kamera teman saya tiba tiba mati dan durasi wawancara terpotong karena tidah berani untuk memotong pembicaraan untungnya saya erekam dari awal jadi telepon genggam saya di pakai temen saya , disini beliau mengataka bahwa beliau sempat menjadi staf ahli hukum DPRD KALTIM  dan saat ini menjabat sebagai Komisi 1 bagian Hukum dan Perundang undangan pertanyaan demi pertanyaan kami ajukan dapan kami mendaptkan informasi jelas apa yang di katkan teman saya bahwa apakah benar  jika di kantor DPRD KALTIM ini pernah terjadi korupsi dan bapaknya pun mengatkan bahwa ya pernah mendaptkan kasus korupsi yang terjadi pada masa bakti 2004-2009 dan pelaku nya sendiri adalah seorang ketua Anggota DPRD KALTIM dan beliau mendaptkan hukuman yang sepantasnya mereka dapatkan . ini lah sedikit cerita dari saya dan team saya visionary

Kemudian untuk tindak kasus korupsi yang terjadi di lingkungan sekitar  tentu sangat banyak yang dapat saya contonya dari diri saya sendiri ketika saya sedang mencuci pakaian biasanya ada uang yang tersisa di kantong celana milik kakak saya , uang tersebut biasanya tidak saya kembalikan sebab dia tidak pernah menanyakan hal tersebut , tetapi jika uang yang saya temukan cukup banyak biasanya saya langsung segera mengembalikannya . tetapi hal ini lah yang terkadang di biarkan oleh banyak orang kesalahan yang salah seolah olah benar adanya padahal ini sangatlah tidak baik untuk di kemudia hari bagi penerus bangsa kita . kebiasan yang salah akan di teruskan dan akan menjadi budaya atau kebiasaan bagi setiap orang inilah menggapa korupsi dianggap sebagai kejahat yang berat sebab kebiasaan yang di turunkan oleh orang tua bisa di tiru oleh si anak apabila kurang mendapatkan bimbingan dari keluarga terlebih jika karakter tersebut terbentuk oleh lingkungan sekitar.

Advertisements