Tags

Nama : Ferdiansyah

NIM : 1402045068

Program Studi : Hubungan Internasional “A”

Mata Kuliah : Pendidikan Anti Korupsi

Pada hari senin tanggal 4 Mei 2015, kami Tim Pemburu Tikus Berdasi yang beranggotakan :

  1. Ferdiansyah
  2. Aditya Wardhana
  3. Tegar Wicaksana
  4. Firanty Maulidani Ansori
  5. Fitri Wahyuningsih
  6. Lita Lidya
  7. Finny Fitria Febrin

melakukan wawancara di Poltabes Samarinda dengan narasumber kami yaitu bapak Bambang Susilo di ruangan TIPIKOR.

Maksud dan Tujuan

Wawancara ini dilaksanakan untuk memenuhi tugas dari ibu Uni Wahyuni Sagena, M.Si., Ph.D dan untuk menambah wawasan, untuk mengetahui apa pendapat dari instansi tersebut tentang korupsi.

Proses Sebelum Melakukan Wawancara

  1. Mengajukan Laporan ke POLTABES Samarinda,
  2. Surat di Proses Oleh POLTABES Samarinda,
  3. Melakukan Wawancara.

Hasil Wawancara

Dalam wawancara kami bersama bapak Bambang Susilo kami menanyakan beberapa pertanyaan, dengan pertanyaan sebagai berikut:

  1. Menurut bapak korupsi itu apa ?

Jawaban Narasumber : Korupsi merupakan suatu tindakan yang melanggar hukum baik formil maupun materil.

  1. Bagaimana cara menanggulangi korupsi ?

Jawaban Narasumber : dengan cara memberikan pembelajaran pendidikan anti korupsi mulai dari sekolah dasar hingga universitas, dan juga ada beberapa nilai yang harus dijunjung tinggi yaitu Intelektual, spiritual, dan emosional.

  1. Faktor – faktor yang menyebabkan korupsi ?

Jawaban Narasumber :  faktor faktor timbulnya korupsi itu muncul dari dalam diri pelaku tersebut karena ada kemauan dan ada kesempatan.

  1. Hukuman apa yang membuat para pelaku korupsi jera ?

Jawaban Narasumber : Hukuman yang pantas untuk para koruptor harus sesuai dengan apa yang telah dikorupsi oleh pelaku dan juga mengambil asset – asset yang dimiliki oleh pelaku korupsi sehingga dapat menimbulkan efek jera pada pelaku korupsi.

  1. Penting atau tidak pendidikan anti korupsi terhadap generasi muda ?

Jawaban Narasumber : Penting, karena dari bibit – bibit muda itu lah kita dapat mengajarkan kepada generasi muda untuk tidak korupsi dan belajar untuk melakukan sesuatu dengan jujur.

Kesimpulan

Kesimpulan yang didapat se telah melakukan wawancara, korupsi merupakan suatu tindakan yang melanggar hukum baik formil maupun materil, untuk menanggulangi korupsi dengan memberikan pendidikan tentang anti korupsi mulai dari usia dini, korupsi terjadi karena adanya kemauan dan kesempatan, hukuman untuk para koruptor harus sesuai dan harus member efek jera terhadap pelaku korupsi, pendidikan anti korupsi terhadap generasi muda sangatlah penting.

Advertisements