Tags

,

Presentasi kedua hasil wawancara anti korupsi terhadap instansi pemerintah serta partai politik pada Rabu, 13 Mei 2015. Pada pertemuan ini yang bertugas menjadi moderator ada Anisa(1402045021) dan sebagai notulen adalah Indin Novitasari(1402045030). Ada tiga kelompok yang mempresentasikan hasil wawancaranya, yaitu:

  1. The Bulletproof
  2. Secret Agents
  3. Untouchable

Berikut ini adalah review jalannya presentasi sekaligus diskusi yang ditulis oleh Notulen Indin Novitasari.

Kelompok yang mengawali presentasi adalah The Bulletproof. Bella Arisandy(1402045010) bertanggung jawab sebagai presentator. Kelompok ini mewawancarai Kantor Pelayanan Pajak Pratama Tenggarong. Bella menjelaskan bahwa belum pernah ada kasus koropsi di kantor tersebut. Namun KPPPT tetap bekerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi agar dapat segera melaporkan segala tindakan korupsi jika memang terjadi di kemudian hari seperti kasus-kasus korupsi pajak besar yang pernah kita ketahui sebelumnya. Di dalam kantor tersebut juga memiliki peraturan-peraturan lain yang mampu memberikan pengawasan kepada setiap pegawainya. Di KPPPT juga memiliki customer service (Whistle Blowing System) untuk pegawainya yang berfungsi sebagai media untuk para pegawai yang mengetahui adanya tindakan korupsi dan memiliki bukti untuk segera melaporkan hal tersebut. Dan hal yang paling penting untuk diketahui adalah identitas pelapor akan dilindungi demi keamanan pelapor.

Prensentasi dilanjutkan oleh kelompok Secret Agent. Anggota yang bertanggung jawab sebagai presentator adalah Nur Sa’adah(1402045070). Kelompok ini memilih KPU sebagai narasumber untuk kelompok mereka. Nur Sa’adah menjelaskan bahwa narasumber, Bapak Muhammad Taufik menjabat sebagai ketua  KPU , mengatakan bahwa belum ada tindakan korupsi yang terjadi, hanya saja ada percobaan salah satu tindakan korupsi yaitu penyogokkan . Beliau mengatakan bahwa salah satu calon partisipan legislatif mencoba untuk menyogoknya untuk memberikan tambahan suara yang bedanya haya 85 suara,  kepadanya agar dapat menang dalam pemiilihan legislatif saat itu. Jumlah uang yang diberikan kepada Bapak Taufik cukup banyak bahkan sangat banyak namun beliau tolak dengan bahasa sakarme “Maaf uang saya jauh lebih banyak dari milik Anda”.

Dan kelompok presentasi terakhir adalah Untouchable. Kelompok ini memilih DPD KNPI Kalimantan Timur. Anggota yang bertanggung jawab untuk mempesentasikan hasil wawancara adalah Reno Revalino B.(1402045041). Reno menjelaskan bahwa belum ada tindakan korupsi yang terjadi di kantor ini. Hal ini disebabkan oleh adanya manajemen yang baik, kuat dan transparan. Narasumber mengatakan bahwa uang satu rupiah pun akan tercatat dengan jelas dalam setiap kegiatan.

Setelah ketiga kelompok selesai menjelaskan hasil presentasinya sesi tanya jawab pun dibuka. Di sesi ini setiap orang di kelas memiliki kesempatan untuk bertanya dan memberi tanggapan.

Pertanyaan:

  1. Firanty(1402045007) (untuk Untouchable)

Karena video yang ditayangkan terlalu panjang sebenarnya apa inti dari video kalian?

  1. Kurnianto (102045008) (untuk Untouchable)

Cara apa yang digunakan dalam mengkader anggota-anggota agar tidak melakukan

tindakan korupsi?

  1. Armin (1402045060) (untuk Secret Agent)

Bagaimana Anda bisa yakin bahwa narasumber tidak menerima uang sogokan seperti yang sudah dijelaskan seperti penjelasan sebelumnya?

Tanggapan:

  1. Nurhariyani (untuk Untouchable)

Durasi video terlalau panjang ndan penonton tidak mendapatkan inti dari video tersebut kemudian tidak ada nama narasumber dan penjelasan dari presentator terlalau cepat. Saya sebagai penonton kurang mengerti.

  1. Qintamani (1402045018) menanggapi Armin

Menurut saya itu terserah kepada narasumber, beliau menerima sogokkan atau tidak yang harus mereka lakukan sebenarnya menjawab pertanyaan kita.

Jawaban

  1. Reno menjawab Firanty (Untouchable)

Inti dari video kami adalah narasumber mengatakan bahwa dari KNPI sendiri belum pernah ada kasus korupsi karena adanya manajemen yang kuat dan transparansi anggaran dari setiap kegiatan serta selalu adanya evaluasi.

– lalu Armin menambahkan

KNPI meminta anggaran hibah kepada pemerintah dari 100 miliyar dan hanya keluar 2 miliyar saja, dari 2 miliyar itulah KNPI menyelenggarakan kegiatan.

  1. Jurmin menjawab Kurnianto (Untouchable)

Di sini kami menjalankan tugas yaitu untuk melakukan wawancara mengenai  pelanggaran korupsi di sana dan saya rasa pertanyaan Anda melenceng dari apa yang kami presentaskan karena kami tidak membahas tentang kaderisasi. Kedua, sistem kaderisasi telah disampaikan oleh teman saya Reno, karena KNPI selalu melakukan evaluasi organisasi ini juga akan melakukan hal yang sama dalam menerima karyawan, mereka akan melakukan evaluasi yang ssangat ketat. Tiga, mengenai nama narasumber, Armin telah menyebutkannya.

  1. Nur Sa’adah menjawab pertanyaan Armin (Secret Agent)

Berdasarkan data langsung yang kami dapatkan dan juga itu merupakan cerita pangalaman pribadi yang pernah terjadi sehingga benar atau tidaknya kami juga tidak tahu.

Pertanyaan:

  1. Versy Gita (1402045044) (untuk Untouchable)

Apakah benar di KNPI tidak ada tindakan korupsi sedangkan saya sebagai anggota ketika melakukan kegiatan dan meminta uang untuk mendanai kegiatan tersebut sangat sulit dan hingga saat ini belum cair dan ketua yang bertanggung jawab seakan-akan kabur untuk melapaskan tanggung jawab.

– jawaban Armin (Untouchable)

Ketua yang mana yang Anda maksud? Karena di KNPI sendiri terdapat kubu-kubu yaitu kubu Dona dan kubu Khairullah yang mana kedua kubu tersebut saling tuduh akan adanya tindakan korupsi di masing-masing kubu. Kami bingung akan adanya dua kubu tersebut.

Tanggapan:

  1. Fahrurrozi (untuk Untouchable)

-. Pertanyaan Armin kurang jelas untuk kelompok  The Bulletproofs.

-. Menurut saya, pertanyaan yang Anda ajukan ke kelompok Secret Agent tersebut sudah Anda ketahui jawabannya karenanya saya menganggap hal itu adalah hal yang lucu,  menanyakan sesuatu yang sudah diketahui jawabannya.

  1. Kurnianto

Mengapa kelompok Untouchable tidak mampu membuat video yang lebih pendek durasinya sehingga banyak yang harus di-skip ketika salah satu anggota Untouchable selalu mengkritisi kelompok lain untuk memperhatikan durasi video agar tidak memakan waktu yang lama             sehingga tidak perlu terlalu sering di-skip? Kalau alasannya karena adanya keterbatasan waktu dari para anggota untuk mengedit ada baiknya kalian meminta bantuan dari kelompok lain yang memiliki kemampuan profesional dalam mengedit seperti Hartomo.

Respon untuk tanggapan

  1. Armin untuk Fahrurrozi

Apa salahnya kita bertanya, mengenai kebenaran dari penjelasan narasumber? Mengenai video kami yang durasinya panjang karena lama waktu interview kami sekitar 3 jam dari jam satu sampai jam empat sore. Pengeditan sudah kami lakukan sedemikian rupa hingga menghasilkan 23 menit.

  1. Jurmin atas Poro

Kami mohon maaf sebelumnya karena video yang durasinya 23 menit. Kami mengakui bahwa kami gagal dalam mempresentasika tugas kami yang seharusnya bisa lebih baik dari presentasi-presentasi kemarin. Untuk menjawab pertanyaan Fahrurrozi mengenai pertanyaan yang diberikan oleh salah satu anggota kelompok saya, jika kalian menganggap kalau kami sudah tahu jawabannya mungkin bentuknya hanya menguji kelompok Secret Agent atau memang benar-benar tidak tahu sehingga dipertanyakan.

Lalu sesi tanya jawab atau saling tanggap-menanggapi ditutup oleh statement terakhir dari Qintamani “Untuk teman-teman sebaiknya berhati-hati dalam mengkritisi karena dapat menjadi bumerang untuk diri kita sendiri”

Kesimpulan dari kelas presentasi Rabu, 13 Mei 2015 adalah kami semua setuju untuk memberantas korupsi. Dan salah satu bentuk dari perseetujuan kami yaitu setiap kelompok telah berusaha untuk memberikan presentasi yang terbaik untuk memperlihatkan atau membuktikan tentang kasus-kasus korupsi di setiap instansi atau birokrasi agar kita tahu dan tidak melakukannya di kemudian hari terlepas dari ketidaksempurnaan presentasi yang telah diberikan.

Advertisements