Tags

Pertemuan Kedua, pada hari Rabu tanggal, 8 April 2015 merupakan pertemuan pertama kelas Hubungan Internasional A 2014 Universitas Mulawarman dengan dosen kedua mata kuliah Pendidikan Anti Korupsi yaitu Ibu Uni Wahyuni Sagena. Pada pertemuan pertama ini Ibu Unis memberikan materi bertema Nilai-nilai dan Prinsip Anti Korupsi.

Berikut ini adalah  tulisan yang dihasilkan oleh Nur Hariyani (1402045002) selaku notulen pada pertemuan mata kuliah Pendidikan Anti Korupsi Rabu 8 April 2015.

Pengakuan dari mahasiswa yang berani jujur tentang korupsi yang pernah dilakukannya :

  1. Firanty (1402045007)
  • Pernah ketika disuruh oleh orangtuanya untuk membeli barang dan uang sisa dari pembelian barang tersebut tidak dikembalikan kepada orang tuanya.
  • Pernah menitipkan tanda tangan bukti kehadiran kepada temannya.

Sebab korupsi

  1. Mengapa orang bisa Korupsi?
  • Kurnianto Rombe Rante (1402045008)

Karena ada kesempatan dan dorongan dari dalam diri (niat).

  1. Apa faktor utama orang melakukan korupsi?
  • Reno Veroliano Bakara (1402045041)

Karena ada kesempatan di depan mata dan dorongan dari dalam diri.

  1. Apa yang di maksud dengan faktor dorongan dari dalam?
  • Ibnu Haridzah (1402045043)

Kondisi lingkungan yang juga bisa memicu niat seseorang untuk melakukan korupsi.

  1. Apa yang bisa memicu faktor dalam atau dorongan dari dalam diri?
  • Erni Mayura (1402045026)

Ketidaktahuan atau tidak sadar bahwa kesalahan yang dilakukan adalah korupsi dan kurangnya pemahaman ilmu agama.

APA ITU NILAI ???

Terdapat 9 nilai Anti Korupsi yang harus ada dalam diri seorang manusia yaitu :

  • Kejujuran
  • Kepedulian
  • Kemandirian
  • Kedisiplinan
  • Tanggungjawab
  • Kerja Keras
  • Sederhana
  • Keadilan
  • Keberanian

PENJELASAN

Kejujuran

Sebuah kejujuran adalah ketika seseorang bisa mengakui kesalahannya dengan tidak ragu-ragu. Dalam hal ini, faktor internal lah yang mendominasi karena bergantung pada niat seseorang untuk mau atau tidak untuk berlaku jujur.

Menurut Ibu Uni Sagena, yaitu dosen Pendidikan Anti Korupsi, dalam dunia ini ada 5 tingkatan cara berfikir yaitu :

  1. Biasa
  2. Logis
  3. Ilmiah
  4. Filosofis
  5. Teologis

Pertanyaan untuk memeriksa tingkatan cara berfikir mahasiswa.

Dalam dunia ini, batu apa yang paling mahal?

  • Yunda Hestya (1402045003)

“Batu nisan”

(Hal ini menunjukkan bahwa cara berfikir Yunda Hestya merupakan cara berfikir teologis yang memikirkan sesuatu sudah pada tingkat yang paling dalam karena sudah tidak memikirkan hal duniawi lagi)

Kepedulian

Kepekaan atau kepedulian adalah ketika kita peduli terhadap sesama atau lingkungan. Bahwa kita seharusnya menanamkan rasa peduli dalam diri terhadap sesama. Kita juga harus sadar akan kondisi lingkungan dan peduli terhadap orang lain. Mencegah rasa sombong dan mementingkan kepentingan diri sendiri agar lebih peduli terhadap orang lain dan mencegah berlakunya korupsi.

Kemandirian

Kemandirian adalah ketika kita bisa bertanggungjawab terhadap diri sendiri dan tidak bergantung kepada orang lain.

Pertanyaan

Di dalam kelas Hubungan Internasional A, apakah ada yang bekerja untuk membantu orang tua atau untuk membayara UKTnya sendiri?

  • M Fauzi Handoyo (1402045036)

“Saya bekerja part-time di bagian editing video dan yang saya lakukan ini adalah untuk membantu orangtua dengan membayar UKT sendiri dan selebihnya saya tabung untuk memenuhi kebutuhan diri saya.”

Kedisiplinan

Seperti pada umumnya kita harus disiplin dalam melakukan sesuatu agar tidak melenceng dari yang seharusnya kita lakukan.

Tanggungjawab

Bagaimana tanggungjawab bisa mencegah adanya korupsi?

  • Rivaldi (1402045053)

Adalah dengan menjalankan amanah yang telah diberikan dan harus dipertanggungjawabkan.

Kerja Keras

Kerja keras adalah ketika seseorang berusaha untuk mendapatkan apa yang diinginkan dengan merubah dan mencegah sikap malas.

Sederhana

Sederhana merupakan salah satu faktor dalam kepedulian yang harus ada dalam diri manusia. Sederhana yang dimaksud adalah, sederhana dalam segala hal dalam kehidupan dengan menyadari kemampuan diri serta lingkungan.

Keadilan

Adil terhadap sesama terutama dari segi sosialnya dengan memikirkan kondisi lingkungan ketika ingin melakukan sesuatu serta memikirkan hak orang lain agar tidak mengambil hak orang lain.

Keberanian

Keberanian adalah ketika seseorang berani menyuarakan kebenaran yang terjadi. Intinya adalah melawan sesuatu yang salah dengan berani menyuarakan hak dan kebenaran yang ada di depan mata ataupun yang kita ketahui.

Pertanyaan,

Apakah ada yang berani menyuarakan atau mengakui kebenaran?

Jawaban

  • Jurmin (1402045011)

Saya, karena sesuatu yang salah harus disalahkan dan diberantas.

Kesimpulan.

Semua tindakan yang kita lakukan pasti ada konsekuensinya. Ketika kita berani dan mau melakukan sesuatu yang benar, maka sudah semestinya kita akan mendapat balasan yang baik serta lingkungan yang baik. Oleh itu, sudah seharusnya kita menerapkan ke-9 nilai-nilai anti korupsi agar kita bersama bisa memberantas korupsi.

Advertisements